Mengapa Bangsa Barat Melakukan Penjelajahan Samudra? Ini Penjelasannya

Mengapa bangsa barat melakukan penjajahan samudra? Salah satu alasannya adalah mencari rempah-rempah

Setelah jatuhnya Konstantinopel, Bangsa Barat dipaksa untuk mencari sumber dari rempah – rempah. Rempah – rempah menjadi komoditas yang penting karena memiliki fungsi sebagai penghangat, penyedap makanan, obat – obatan, bahan berbagai pewangi dan racikan lainnya.

Mengapa Bangsa Barat Melakukan Penjelajahan Samudra?

Penjelajahan samudra oleh bangsa Barat pada zaman kolonial dimulai sebagai upaya untuk mengeksplorasi dan mendapatkan keuntungan ekonomi dari perputaran bumi. Beberapa alasan Mengapa Bangsa Barat Melakukan Penjelajahan Samudra meliputi:

Keselamatan dan pelayaran: Penjelajahan samudra di zaman kolonial banyak berkaitan dengan kebutuhan untuk menemukan rute pelayaran yang aman dan efisien. Penjelajah Barat ingin mencari rute yang memungkinkan mereka untuk melakukan perdagangan dan pengejaran dengan lebih cepat dan efisien.

Rute perdagangan: Penjelajahan samudra bertujuan untuk menemukan rute perdagangan yang lebih cepat dan efisien, sehingga meningkatkan keuntungan ekonomi. Penjelajah Barat mencari pelabuhan dan negara-negara bagi melakukan perdagangan dengan barang-barang unik dan berharga dari daerah lain.

Kolonisasi dan pemerintahan: Penjelajahan samudra juga bertujuan untuk menemukan dan mengkolonisasi wilayah-wilayah baru untuk memperluas imperium dan mengambil alih kawasan yang kaya akan sumber daya alam. Ini memungkinkan bangsa Barat untuk mengendalikan dan mengambil alih kawasan tersebut untuk keuntungan ekonomi dan politik.

Penyelidikan dan pengetahuan: Penjelajahan samudra juga bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang dunia dan alam semesta. Penjelajah Barat ingin menyelidiki daerah-daerah baru, flora, fauna, dan budaya lokal untuk mengambil alih pengetahuan yang dapat digunakan untuk keuntungan ekonomi, politik, dan teknologi.

Kewajiban mengoperaikan kapal: Kapal-kapal kolonial yang dibangun oleh bangsa Barat pada zaman tersebut banyak dibangun untuk menjalani penjelajahan dan perdagangan. Penjelajahan samudra memungkinkan kapal-kapal tersebut untuk mencapai kebutuhan mereka untuk menjalani perjalanan dan mengoperasikan kapal.

Setelah jatuhnya Konstantinopel, Bangsa Barat dipaksa untuk mencari sumber dari rempah – rempah. Rempah – rempah menjadi komoditas yang penting karena memiliki fungsi sebagai penghangat, penyedap makanan, obat – obatan, bahan berbagai pewangi dan racikan lainnya. Dua negara yang memprakarsai penjelajahan Bangsa Barat adalah Portugis dan Spanyol. Keduanya melakukan penjelajahan atas dasar Perjanjian Tordesillas yaitu Portugis ke arah timur sedangkan Spanyol ke arah barat. Berangsur – angsur negara lain seperti Inggris, Belanda, Prancis, Jerman, dan Denmark mengikuti jejak dari bangsa Portugis dan Spanyol. Lantas, apa yang faktor pendorong Bangsa Barat melakukan penjelajahan samudera? Simak artikel ini hingga selesai.

Faktor Pendorong Penjelajahan Samudera Bangsa Barat

Berikut adalah faktor pendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan menuju sumber rempah – rempah :

Jatuhnya Konstantinopel

Konstantinopel merupakan pusat perdagangan rempah – rempah yang berada di Eropa Timur. Rempah – rempah yang dibawa oleh bangsa Cina, India dan Arab diperdagangkan melalui jalur sutera hingga ke Konstantinopel. Pada tahun 1453, Konstantinopel dikuasi Turki Utsmani dibawah kepemimpinan Mahmed II. Turki Utsmani memberikan kebijakan yang mempersulit perdagangan rempah – rempah di Konstantinopel. Hingga akhirnya bangsa Barat harus mencari sendiri sumber rempah – rempah.

Secara keseluruhan, penjelajahan samudra oleh bangsa Barat pada zaman kolonial bertujuan untuk meningkatkan keuntungan ekonomi, mengambil alih kawasan baru, dan menambah pengetahuan tentang dunia dan alam semesta. Namun, penjelajahan ini juga telah mengakibatkan dampak negatif bagi banyak negara dan budaya lokal yang dikolonialisasi dan dihancurkan.