Terra Luna Coin Anjlok, Ini Harga Aset Kripto Terra USD Saat Ini

Terra Luna Coin – Investor Bitcoin berada dalam mode panik karena Stablecoin milik Terra, TerraUSD tergelincir lebih jauh dari target-nya yaitu USD 1 atau sekitar Rp 14.544.

Luna coin mengalami penurunan hampir 60 persen dilihat dari situs Coinmarketcap pada Selasa 10 Mei 2024.

Terra atau lebih akrab disebut Luna coin mengalami koreksi cukup tajam pada perdagangan aset kripto.

Luna sendiri merupakan coin kripto yang memiliki suplai sekitar 750 ribu coin dan memiliki kapitalisasi pasar sekitar 312 triliun.

Aset kripto peringkat ke 14 besar yaitu Luna, dibuka pada harga tertinggi Rp859.000 dan menyentuh harga terendah di Rp350.000 atau mengalami hampir 60 persen.

Dikutip dari liputan6.com TerraUSD, atau UST, merosot di bawah USD 0,7000 sen untuk pertama kalinya pada Senin malam, karena pemegang terus melarikan diri dari token itu. UST turun di kisaran USD 0,6000 sebelum mendapatkan kembali kekuatan untuk diperdagangkan pada USD 0,9000 pada Selasa menurut data Coinbase.

Harga terbaru berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rabu (11/5/2024), harga dari Terra USD berada di kisaran USD 0.8000. 

Dibuat oleh Terraform Labs yang berbasis di Singapura pada 2018, UST adalah apa yang dikenal sebagai stablecoin “algoritmik”, bagian dari proyek blockchain Terra. Sama seperti Stablecoin lainnya, UST ingin memiliki nilai sebanding dengan harga dolar AS. 

Namun, tidak seperti cryptocurrency sejenis lainnya, Terra tidak memiliki uang tunai dan aset lain yang disimpan sebagai cadangan untuk mendukung tokennya. Sebagai gantinya, ia menggunakan campuran kode yang kompleks berupa Bitcoin dan juga token Terra (LUNA).

Saat ini, UST penting bagi investor Bitcoin karena Luna Foundation Guard, sebuah organisasi yang mendukung proyek Terra, memiliki miliaran dolar dalam Bitcoin yang berpotensi dibuang ke pasar kapan saja.

Kepala investasi di Bitwise Asset Management, Matt Hougan mengatakan, setiap investor profesional di kripto memiliki satu mata tertuju pada UST hari ini, mengawasi untuk melihat apakah itu dapat mempertahankan pasaknya terhadap dolar.

“Jelas ada risiko signifikan di pasar,” ujar Hougan  dikutip dari CNBC, Rabu (11/5/2024). 

Salah satu penyebab anjlok Luna disebabkan oleh Terraform Labs (TFL) yang merupakan developer Luna mengosongkan treasury wallet yang berisi sekitar 42.530 BTC atau setara 1,3 miliar dollar pada hari ini dikutip dari Techcrunch.

Bahkan UST yang merupakan stable coin Luna ikut terjun hingga menyentuh 0,6 dollar.

Apa yang terjadi pada Luna coin juga membuat salah satu platform exchange terbesar di Indonesia Tokocrypto menangguhkan penarikan di jaringan Terra (LUNA).

Karena tingginya volume penarikan, untuk sementara penarikan di jaringan Terra (LUNA) ditangguhkan pada 10 Mei 2024 dari pukul 09.20 WIB. Mohon maaf atas ketidaknyamanan dan dapat memaklumi demi memberikan pelayanan terbaik.” dikutip dari Twitter Tokocrypto.

Bukan hanya Luna yang mengalami penurunan, tetapi hampir semua aset kripto dengan kapitalisasi pasar besar juga mengalami penurunan.

The Fed yang berencana menaikan suku bunga secara agresif membuat perdagangan aset kripto menjadi lesu.

Kenaikan suku bunga The Fed akan mengurangi likuiditas di pasar keuangan dan membuat arus modal masuk ke aset kripto semakin berkurang, karena investor mengurangi minat ke aset tersebut

Tren penurunan aset kripto Terra LUNA masih terus berlanjut dan membuat LUNA coin anjlok parah sentuh harga terendah Rp30.578 per coin, apakah rug pull?

Para investor aset kripto LUNA berbondong-bondong menarik liquid yang membuat LUNA coin terus melanjutkan tren terjun bebas sampai hari ini, Rabu 11 Mei 2024.

Sementara itu, kapitalisasi pasar aset kripto LUNA coin juga terus berkurang karena banyak investor yang menarik diri dan hanya tersisa sekitar 39 triliun.

Hal itu berakibat pada posisi peringkat Terra LUNA yang turun dari peringkat ke 14 menjadi ke 37 dikutip dari Coinmarketcap.

Demikian pembahasan domainjava.com tentang harga terra luna coin saat ini. Semoga membantu.